Ingin
jadi pengusaha batik
PEREMPUAN bernama lengkap yuni husna fikrinyah ini
sangat meyukai membatik.taksalah, jika saat SMA dia menempuh sekolah menegah
kejuruan dalam bidang membatik. Dan kini dia mendalami dunia batik bersama komonitas
batik mengenda tamanan.
Darah kelahiran 27 juli 1997 ini mengungkapkan, menjadi
pegusaha batik adalah keigina hidupnya sebab membatik sudah menjadi keahlianya.
Baginya batik adalah sebuah ekpersi dan ekpresi hidup.
Menurutnya batik yang sudah enjadi cirihas Indonesia sejak
lama, adalah sebuah karnya seni yang memiliki potensi provit. Apalgi media
adalah media mengambar. Di mana bisa dikaitkan dengan kekanyaan lokal suatu
daerah .” seperti kami yang ada di sanggar batik magenda tamanan, kami selalu
mencari sebuah model yang ada hubungannya dengan Bondowoso ,” tutur alumnus
SMKN tamana tersebut.
Karena muatan seni lokal yang ada dalam batik. Dia berharap
anak muda saat ini jangan ogah terhadap batil. Sebab dengan kemajuan disai
fahsion saat ini, batik bisa menjadi pakainya yang stylish dan digandurugi banyak anak muda. Tinggal bagaimana
megemmasnya saja menurut saya,” ujarnya.
Dan batik magenda Tamana adalah wadah para anak muda
mengeporikan bakatnya di bidang batik. Sebab sanggar itu terbentuk dari perkumpulan
anak muda alumlus SMKN Tamanan. Dan saat ini karnya dari sanggar itu sudah di
pasarkan di berbagai daerah melalui pemasaran online. (hud/c1/wah)
sumber : JP-RI SELASA
16 JANUARI 2017
DI KETIK ULANG OLEH
(EK)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar