MENARI DENGAN HATI
ADA kesenangan tersendiri bagi Dyashinta
Rydma Rahmawati saat menari. Karena itulah, dia menggeluti dunia tari .Selama
ini, dirinya sudah banyak tampil berbagai acara.Kebetulan, hobinya itu lebih
tersalurkan saat duduk di bangku SMKN 1 Bondowoso. Dia ikut dalam kegiatan
ekstrakurikuler.
Saat
usai membawakan tari Bajidor Kahot di pendapa untuk menyambut mensos beberapa
waktu lalu, Dyas mengungkapkan dirinya mendalami tari sudah sejak SMP. Awal
kalidia bergabung di Sanggar Tari Sirochiko. “Namun saat ini di ekskul tari,”
terang alumnus SMPN 2 Tenggarang tersebut.
Dia
ingin memperdalam tari , kata dia, karena ingin mengembangkan seni tari
tradisional. Sebab dewasa ini, sudah mulai memudar di telan modernisasi.
Baginya, tari merupakan sarana untuk memumpuk percaya diri. “Saya memiliki
prinsip ingin menjadi pribadi yang percaya diri, makanya dengan tari, saya bias
melatih hal itu,” ungkap dara yang tinggal di Perum Taman Pejaten tersebut.
Saat
ini sedikitnya sudah lebih dari tujuh tari yang di kuasai. Selain tari Bajidor
Kahot, dia menguasai tari molong kopi,
tari geleng ro’om,tari kasomber dan lain sebagainya. Selain
menari, Dyas juga suka dance daan
juga membaca komik. “Cita-cita saya ingin menjadi akuntan pemerintah atau akuntan
public, dan disii lain saya ingin menjadi pengajar tari,” ujarnya. (hud / wah)
Sumber
: JP-RI- Rabu 9 Agustus 2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar