Selasa, 06 Februari 2018

DARIS WIBISONO SETIAWAN



Terinspirasi Orang Tua

AKTIF dalam kegiatan sosial, menjadi hobi daris wibisono setiawan. Sosok yang kesehariannya sebagai guru ini aktif di gudang kegiatnnya sosial. Seperti halnya kegiatan Gus Dur-Ian, rumah pancasila, PGRI, PCNU Dan berbagai kegiatannya lainnya. Bahkan dia, merupakan orang yang merintis sekolah menengah kejuruan nahdlatul ulama(SMK NU) Tenggarang.

Satu hal yang mendorongnya aktif di berbagai kegiatan sosial, yakni ingin menjadi orang yang bermanfaat. Bahkan di sekolah yang dirintisnyaitu, dia menerapkan pendidikan gratis seratus persen sampai lulus.


“Pendidikan adalah salah satu bekal untuk menjadikan diri bisa bermanfaat bagi orang lain, dan itu adalah pesan dari orang tua saya,” terangnya.

Pria kelahiran Blitar ini mengungkapkan, dirinya lahir dari sebuah keluarga yang kurang beruntung secara ekonomi. Tapi orang tua menjadi inspirasi yang luar biasa baginya. Salah satu pesan yang menjadi motivasinya adalah pendidikan anak harus lebih tinggi dari orang tua.

“Pendidikan adalah satu-satunya jalan pemutus mata rantai kemiskinan. Semangat itulah yang menjadi titik bangkit diri saya untuk menghibahkan jiwa raga saya dalam menumbuhkembangakan pendidikan,” terangnya.

Dijelaskan, hal lain yang masih melekat di benak pikirannya adalah ketika orang tuanya menyitir hadis Nabi Muhammad, bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Cara untuk bermanfaat secara formal ditempuhnya menjadi guru. Sedangkan dijalur non-formal, dia aktif di berbagai kegiatan sosial. Mengenai profesinya menjdi guru, menurutnya dengan menjadi guru dia bisa memotivasi siswa. Khususnya siswa dengan latar belakang kurang ‘sehat’ dalam pendidikan keluarganya, menjadi sasaran agar bisa mencapai bahkan melampaui mimpinya.(hud/wah)
 
SUMBER : JP-RI Kamis 5 O KTOBER 2017
Di Ketik Ulang Oleh : (As)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar