Rabu, 21 Februari 2018

NOVI EKA SULISTYA



Kerennya Gunung Raung


 BONDOWOSO  tak hanya punya ijen sebagai gunung berapi. Ada gunung Raung yang terletak di Sumber Wiringin. Bahkan, menutrut Novi Eka Sulistya, gunung yang sangat ini tak kalah keren dengan gunung berapi lainnya dipulau Jawa.



Perempuan berjilbab ini begitu anggun dan manis. Dibalik keaggunannya Novi siapa sangkla dia juga sebagai perempuan yang senang berpetualang. Tak tanggung-tanggung puncak Raung pun pernah di gapai Novi. “Sudah dua kali ke Raung,” paparnya.

Menurut dia, Raung itu fantastis ada jarang gunung berapi yang punya karakter seperti Raung. Gunung Raung adalah gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa seperti gunung semeru. Tak hanya itu saja, Raung juga memiliki kalenderan terbesar kedua setelah gunung tambora. Terlebih lagi gunung berapi yang satu ini masih alami hutannya pun masih rapet.

Keunggulan itu menurut Novi bisa dikembangkan lagi untuk wisata pilihan selain ijen. Bahkan, bisa menarik simpati wisatawan luar negeri. Dia mencontohkan adalah wisatawan mancanegara dari Perancis itu ke Indonesia begitu senang dengan mendaki gunung berapi. Segala potensi Raung pun pernah di jabarkan perempuan asal Pejaten ini saat mengikuti Kacong Jebing (Kajeb).

Masalahnya, kata dia, banyak mengatakan Raung itu masalah jangkauan yang susah untuk wisatawan. Menurut Novi, memang mendaki gunung seperti Raung adalah wisata minat khusus, dan wisatawan yang suka pendakian seperti anak pecinta alam. Namun, tenggolang gunung semeru. Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu jika musim pendakian di buka tak ada habisnya pendaki yang ingin sampai ke Mahameru (puncak gunung Semeru, Red).

Novi menjelaskan jalur umum menuju Raung adalah lewat Sumber Wringin. Namun kali ini banyak pendaki yang memilih lewat Kalibaru, Banyuwangi. Sehingga menurut Novi, jika Bondowoso tidak bergerak bisa jadi potensi mendatangkan pendaki dari luar kota, hingga mancanegara itu beralih ke Banyuwangi. “Sekarang sudah yang lewat Kalibaru, Banyuwangi. Padahal jalur pendakian itu sejak itu lewat Bondowoso,” jekasnya.

Seandainya Raung itu tergarap maksimal, lanjut perempuan 23 tahun ini, akan menghuidupkan berponomia Sumber Wiringin. Contoh kecilnya pedagang kecil akan merasakan dampak itu, tukang ojek pun semakin di untungkan. Tak sekedar itu saja, tempat penginapan yang berada di Sumber Wiring milik pemerintahan Bondowoso bakal banyak pengunjung. (dwi/wah)

Sumber: JP-RI JUMAT 3 NOVEMBER 2017

Diketik ulang oleh: (EK)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar